Oleh: meysanda | Mei 15, 2008

KPU SUMBAR

KPU-CARANO

PAMIT: Ketua KPU Sumbar, Muftie Sarfie diapit Wapemred Posmetro Padang, Abdullah Khusairi (kiri) dan Wapemred Padang Ekspres, Sukri Umar dalam diskusi dan pamit KPU Sumbar di Carano Room, sore kemarin. [Foto: Muhammad Arif Pribadi]

KPU Sumbar Segera Bubar

Walau Sedang Laksanakan Proses Pemilu

Pers telah mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar bekerja optimal. Bukan hanya memberitakan, tetapi juga memberi solusi bagi KPU dalam mengambil keputusan-keputusan penting.

“Kami sangat berterima kasih dengan pers,” ucap Ketua KPU Sumbar, Muftie Sarfie di hadapan awak redaksi, Kamis (15/5) sore.

KPU Periode KPU 2003-2008, akan berakhir tugas 23 Mei ini. Menurut pengakuan Muftie, pekerjaan besar yang diamanatkan Undang-Undang terlaksana sudah.

“Nikmatnya luar biasa. Kami telah didukung secara moral oleh pers dan masyarakat Sumbar. Terima kasih juga kami sampaikan kepada masyarakat Sumbar,” ujar Muftie.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pimpinan Redaksi Harian Pagi Padang Ekspres, Oktaveri bersama awak redaksi dan Wapemred Posmetro Padang, Abdullah Khusairi. Sedangkan anggota KPU Sumbar, Ardyan, Marzul Veri, Husni Kamil Malik, satu lagi anggota KPU berhalangan hadir, Sri Zul Chairiyah MA.

Kehadiran anggota KPU Sumbar di Carano Room dalam rangka mengucapkan terima kasih atas peran pers terhadap tugas KPU Sumbar selama lima tahun ini.

Walau anggota KPU sekarang ini bakal lengser, namun mereka masih mengikuti ujian seleksi beberapa waktu lalu. Besar kemungkinan masih ada yang lolos seleksi dan menjabat kembali.

Dalam diskusi yang juga dihadiri Ombudsmen Padang Ekspres Groups, Rahmat Wartira SH, diterangkan oleh anggota KPU, proses demokratisasi yang sedang berjalan di negeri ini masih perlu perbaikan teknis. “Kata kuncinya adalah sosialisasi dan kesiapan masyarakat,” ujar Muftie.

Proses pemilu sudah mulai 5 April 2008 lalu, dimana dilakukan pemutakhiran daftar pemilih, verifikasi faktual Parpol calon peserta pemilu yang harus selesai 5 Juli. Seleksi Panwas harus selesai 12 Mei 2008.

Direncanakan, 24 Mei 2008 akan dilantik KPU baru. KPU sekarang sudah menjalankan tahapan sejak April. “Kita harapkan bisa dilanjutkan oleh KPU baru nanti,” ujar Husni.

Saat transisi ini, Ibukota Provinsi, Kota Padang akan menggelar Pilkada. Dikatakan Muftie, KPU Sumbar ikut mengawal Pilkada Padang, dengan berlakunya aturan baru Pemilu. Dimana salah satu aturan baru tersebut adalah, mengakomodir calon perseorangan (independen).

Husni Kamil Malik juga menambahkan, pers sudah bangun persepsi positif terhadap KPU sejak 2003. Semua berita yang dimunculkan, mengarah pada bagaimana kinerja KPU semakin baik.

“KPU tidak pernah ada mengajukan satu pun hak jawab. Hubungan komunikasi kondusif, bagi terbangunnya demokrasi yang lebih baik di Sumbar,” ujar Husni.

Husni juga berharap, agar Pemilu dan Pilkada sudah berjalan dengan sikap badunsanak, terus bangun pada Pemilu dan Pilkada mendatang.

“Konsep ini sangat efektif. Kalau pun dulu ada riak, seperti demonstrasi, itupun disampaikan dengan cara berbudaya,” tegasnya.

Saat ini KPU Sumbar juga sedang fokus lakukan seleksi KPU kabupaten dan kota. Beda dengan dulu, sekarang UU Nomor 2 Tahun 2007 mengatur, KPU Sumbar memiliki tugas untuk mengawal KPU Kabupaten dan Kota. Karena ia termasuk KPU Daerah.

“Ketentuan terpenting UU adalah tidak terkontaminasi dengan parpol, minimal sejak lima tahun terakhir,” tegas Mufti. [hry]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: