Oleh: meysanda | April 13, 2008

SINGAPORE 2005

KRIS-INDEPENDEN-JAMBI

Atas undangan Singapore Toursm Board (STB) 15 wartawan dari media Jawa dan Sumatera mengunjungi berbagai lembaga pendidikan di pulau Temasek itu. Kunjungan itu membuat kelu. Kenapa?

Karena, salah satu yang membuat saya ketawa dalam hati, ketika membandingkan pustaka nasional dan daerah dengan pustaka yang ada di sana. Pustaka di sana, sistem pelayanannya digital semua. Tidak ditulis di belakang buku seperti pustaka yang pernah saya kunjungi di negeri sendiri. Alamak malunya.

Di negeri merlion itu, saya punya pikiran, jika lambang garuda bisa dijual seperti marchendis di Singapura, mungkin tidak ya. Ya, baru saya ingat, kita memiliki beragam marchendis dari berbagai daerah, bukan satu marchendis saja. Nah, sayangnya yang terkenal itu bukan Keindonesiaannya, tapi daerah-daerah. Misalnya, orang hanya tahu bali dari pada Indonesia. [Foto: Kris Independen Jambi]

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: