Oleh: meysanda | April 13, 2008

CWI 2005

CWI2005

BERTEMU MUKA: Barisan belakang, dari kiri Ahmadun Yosi Herfanda, budayawan sehari-hari mengasuh halaman budaya Harian Republika, Mariana Amiruddin, aktivis, dosen dan penulis perempuan dan juga pengasuh Jurnal Perempuan, Hamsad Rangkuti, penulis dan budayawan yang eksis di Majalah Sastra dan Budaya Horison, Sutardji Calzoum Bahri, Presiden Penyair Indonesia. Yang terakhir di barisan belakang itu….

ya masih bau kencur, belum bisa disebut-sebut seperti nama sebelumnya. Hanya seorang penulis pemula dari Harian Pagi Padang Ekspres, Abdullah Khusairi, kebetulan bersama-sama barisan yang disebutkan tadi, bertemu muka sebagai peserta Creative Writing Institut(CWI) 2005 di sebuah hotel di Jakarta. Kebetulan pula, mereka-mereka ini, karya mereka masuk nominasi 20 besar dari 800 naskah cerpen tahun itu. Tahun 2007 dan 2008, tidak ada lagi event seperti ini, padahal sangat digandrungi. Pelatihan dan pertemuan yang asyik…. [foto: denny prabowo]

 

 

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: