Oleh: meysanda | Februari 9, 2009

SURAH AL-MAUN

Memahami Universalitas Keislaman

COVER-MAUNJudul  : Tafsir Surah al-Ma’un
Penulis : Nur Khalik Ridwan
Penerbit: erlangga
Cetak : 2008
Tebal : 270 Halaman

Agama bukan untuk menyiksa manusia. Agama untuk keteraturan hidup. Beragama tidak untuk menyempitkan kehidupan. Agama untuk melapangkan kehidupan.
Untuk menjadi muslim itu, tidaklah seperti orang yang berada dipenjara, digembok dari luar. Tuhan bukan Yang Maha Penindas dalam hal-hal ritual. Tuhan Maha Pemurah. Tuhan tidak ingin menjadikan agama ini begitu sempit, dan menyempitkan. Tuhan ingin menjadikan agama ini justru menjadi daya dorong untuk melakukan perubahan, pemerdekaan, perjuangan keadilan, dan itu semua membutuhkan pemikiran luas, bukan sempit. (hal. 180)
Buku ini hendak menjelaskan seluk beluk khusus ayat di dalam Surah al-Ma’un. Surah yang sering dibaca, namun sering tidak dipahami apa maksud ayat.
Surah ini membawa wacana lain, dimana simbol tak selamanya sepadang dengan agama itu sendiri. Simbol keagamaan yang melekat pada orang beragama dan ritual agama yang dilakukannya adakalanya merupakan manipulasi semata untuk mengkhianati agama. (hal. 2) Apa yang terpendam dalam surah al-Maun ini? Surah membawa wacana, tidak semua orang yang memahami, mengamalkan, tetapi sering menjadi pendusta agama. Surah ini sering dilupakan esensinya. Nah yang tampak penting di sini adalah, wacana keterlibatan sosial dan pembelaan sosial kepada masyarakat miskin, minoritas, dan pentingnya membela keadilan.
Sebuah tafsir yang berani dan membongkar kejumudan pemahaman selama ini hanya dilatari sikap spiritualitas belaka. Buku tafsir satu ini menggunakan landasan banyak tafsir-tafsir sebelumnya dengan pemahaman dan konteks kekinian. Menariknya, dikatakan, anak yatim, fakir miskin, bukan hanya sesama agama semata. Namun juga agama lain. Di sinilah terlihat universalitas teks agama yang selama ini dipahami dengan sempit. Pembelaan kaum tertindas adalah kewajiban orang-orang beriman. Selama ini, orang beriman sering diam dan tiarap ketika ketidakadilan ada di depan mata mereka.
Lengkap dengan dasar penulisan Al-Quran, sejarah panjang semangat untuk menjaga keontetikan ayat-ayat. Sangat akademik, perlakuan dan penelitian yang dilakukan pada masa kekuasaan dari dinasti ke dinasti. Sebuah buku yang patut dimiliki oleh setiap rumah ummat Muslim. Menambah khazanah pengetahuan keagamaan. [abdullah khusairi]

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: